ANALISIS PEMBELAJARAN DARING DAN PENGGUNAAN QUIZIZZ SELAMA PANDEMI COVID-19 MATA PELAJARAN IPA

Poppy Antika Sari 428.  161.  Vol.2 No.1 / Mar,2021 Diterima : 2 Sep 2020 ; Dipublikasikan : 25 Mar 2021

Abstrak

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif bertujuan untuk menganalisis efektifitas pembelajaran berbasis daring dan penggunaan media belajar Quizizz pada mata pelajaran IPA selama masa pandemic covid-19. Instrument pengumpulan data menggunakan kuesioner online melalui google form. Sampel penelitian yakni siswa kelas IX SMP Negeri 3 Bengkulu Tengah sebanyak 66 responden yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menggambarkan respon siswa terhadap kegiatan pembelajaran daring baik (86.11%), sedangkan respon siswa terhadap media Quizizz sangat baik (92.2%). Meskipun ada siswa yang menganggap pembelajaran daring tidak efektif (20.46%) dan sangat tidak efektif (1.22%). Kendala sebagian besar siswa terdapat pada terbatasnya kuota internet dan sinyal di daerah masing-masing siswa. Namun, berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sistem pembelajaran daring saat masa pandemic Covid-19 menjadi media paling membantu bagi siswa untuk mencapai tujaun pembelajaran.

Dokumen : Unduh
Referensi

Bilfaqih & Qomarudin. (2015). Esensi pengembangan pembelajaran daring. Yogyakarta: Deepublish.

Creswell, J. W. (2012). Educational research: planning conduction, and evaluating quantitative and qualitative research. educational research, Vol.4. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Harmani, S. (2020). Efektivitas pembelajaran daring di masa pandemi covid-19. https://bdkjakarta.kemenag.go.id/berita/efektivitas-pembelajaran-daring-di-masa-pandemi-covid-19, diakses 19 Agustus 2020.

Rohmawati, A. (2015). Efektivitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 9 (1), 15-32

Tribunmataram.com. (2020). Update virus corona dunia 30 juli 2020: 17.1 juta kasus, Indonesia di posisi 24, sedangkan China peringkat 28. https://mataram.tribunnews.com/2020/07/30/update-virus-corona-dunia-30-juli-2020-171-juta-kasus-indonesia-di-posisi-24-china-peringkat-28?page=4. Diakses 18 Agustus 2020


Bagikan