UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA DENGAN MENERAPKAN METODE HANDS ON SCIENCE

Sismi Hartati 176.  106.  Vol.3 No.1 / Mar,2022 Diterima : 16 Des 2021 ; Dipublikasikan : 24 Mar 2022

Abstrak

Kurikulum 2013 dikembangkan dengan berpijak pada kerangka kompetensi abad 21 bahwa berpengetahuan (melalui core subject) saja tidak cukup, harus dilengkapi salah satunya dengan kemampuan berpikir kreatif-kritis. Hal ini mengharuskan pembelajaran dapat membuat siswa aktif. Salah satu metode yang dapat diterapkan adalah metode hands on activity. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kimia dengan menerapkan metode pembelajaran hands on science activity. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian pada siklus 1 menunjukkan rata-rata nilai 71,11 meningkat menjadi 80,15 pada siklus 2. Sedangkan ketuntasan belajar klasikal pada siklus 1 69,23% meningkat menjadi 89,28% di siklus 2. Ini dapat disimpulkan bahwa metode hands on science activity dapat meningkatkan hasil belajar kimia. Ini menjadi dasar rekomendasi kepada guru kimia ataupun guru IPA untuk dapat menerapkan metode ini dalam kegiatan pembelajaran.

Dokumen : Unduh
Referensi

Aprilia, M., Hairida, & Melati, H.A. (2015). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Hands-On Teknik Guided Worksheet Activity Terhadap Hasil Belajar IPA Di SMP. Tersedia online http://jurnal.untan.ac.id diakses 12 Januari 2022

Bulunuz, M. (2012). Motivational Qualities of Hands-on Science Activities for Turkish Preservice Kindergaten. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education. [online] Vol 8(2): 73-78. [online]. Tersedia: http://ejmste.com. [9 juli 2017].

Dadan, S. (2012). Cerdas Berpikir kreatif dan Kritis. Tangerang : Jelajah Nusantara.

Dimyati & Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

National Science Teacher Association (NSTA) (2003). Standards for Science Teacher Preparation.Amerika.

Sagala, S. (2010). Konsep dan Makna Pembelajaran untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung: Alfabeta

Trianto. (2010). Model-model pembelajaran inovatif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Wilujeng, Insih, Agus Setiawan, & Liliasari. (2010). Kompetensi IPA terintegrasi melalui pendekatan keterampilan proses mahasiswa S-1 pendidikan IPA. Jurnal Cakrawala Pendidikan, No. 3. Yogyakarta


Bagikan