PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI
Resti Melinda. 169. 96. Vol.3 No.1 / Mar,2022 Diterima : 3 Jan 2022 ; Dipublikasikan : 24 Mar 2022
AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan menulis puisi dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap-tiap siklus terdiri atas: tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dikelas XI IPS SMAN 5 Bengkulu Tengah yang terdiri atas 21 siswa, dengan rincian 11 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. Data diperoleh melalui tes penugasan menulis puisi dan lembar observasi keaktifan siswa dalam pembelajaran. Selanjutnya, data hasil tes dianalisis dengan menggunakan rata-rata, persentase, dan klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis puisi siswa mengalami peningkatan rata-rata pada siklus 1 sebesar 69,02 yang termasuk dalam klasifikasi “cukup”, meningkat menjadi 81,04 pada siklus II yang termasuk dalam klasifikasi “baik”. Keaktifan dan respon siswa juga mengalami peningkatan dari siklus 1 dengan persentase keaktifan sebesar 71,43%, menjadi 90,47% pada siklus 2. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan menulis puisi dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri. Saran yang dapat diajukan untuk guru hendaknya menerapkan model pembelajaran inkuiri dalam pembelajaran menulis puisi karena pembelajaran ini menekankan pada keaktifan dan keterlibatan siswa dalam proses belajar.
Kurniawan, H. (2014). Pembelajaran Menulis Kreatif Berbasis Komunikatif dan Apresiatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2011). Menjadi Guru Profesional: Menciptakan Pembelajaran yang Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Riandana, A. (2014). Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi Melalui Model Pembelajaran Kontekstual Dengan Inspirator Gambar Peristiwa Pada Siswa Kelas VII A Smp Albanna Denpasar. Tersedia pada http://tesispendidikanbahasaindonesia.com (Diakses pada tanggal 27 Desember 2016).
Siswantoro. (2010). Metode Penelitian Sastra, Analisi Psikologi. Surakarta: Muhammadiyah University Press.
Sudijono, A. (2009). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Sukade, M. (2001). Beberapa Aspek Tentang Sastra. Denpasar: Kayumas dan Yayasan Ilmu dan Seni Lesiba.
Sumarjono. (2010). Memahami Kesusastraan. Bandung: Alumni.
Sumarjo & Suratmi. (2011). Puisi dan Prosa. Jakarta: CV Pamularsih.
Sumaryanto. (2010). Mengenal Pantun dan Syair. Semarang: PT Sindur Press.
Suratno. (2009). Konsep Pembelajaran Berbasis Contextual Teaching and Learning. Semarang: PT Sindur Press.
Susetyo. (2009). Menjelajah Pembelajaran Inovatif. Sidoarjo: Masmedia Buana Pustaka.
Susilo. (2007). Panduan Penelitian Tindakan Kelas. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.
Suwardi, E. (2002). Membaca, Menulis, Mengerjakan Sastra. Yogyakarta: Kota Kembang.
Tarigan, D. (2008). Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa Bandung.
Trianto. (2007). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Pretasi Pustaka Publisher.
Wahyuni, S. (2013). Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi Siswa di Kelas V SDN 09 Surakarta dengan Metode Eksplorasi. Jurnal Wahana Bahasa Vol.45, Nomor 1, 110-125.
Waluyo, H. (2013). Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga.
Wardani, I.G.A.K, Wihardit., Nasution. 2006. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Universitas Terbuka.
Wardoyo, S.M. (2013). Teknik Menulis Puisi. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Wardhana, D.E. (2014). “Peningkatan Profesionalisme Guru melalui Strategi Pengetasan Membaca Komunikatif-Menulis Kreatif”. Jurnal “Bisa”, Edisi 7, 525-537.
Wibowo, Santio. 2010. Peningkatan Kemampuan Menulis Puisi dengan Media Lagu pada Siswa Kelas V SD Negeri Tambakboyo Mantingan Ngawi Tahun Pelajaran 2009/ 2010. Jurnal Penddikan Bahasa dan Satra, Volume 3 Nomor 1, Januari 2015, 146-160. Tersedia pada http://E-Jurnal Bahasad anSastra.PascaUMS.ac.id.
