UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK 3-4 TAHUN MELALUI PEMBIASAAN PERILAKU

Hennatul Putri 103.  63.  Vol.3 No.2 / Ags,2022 Diterima : 3 Jan 2022 ; Dipublikasikan : 31 Ags 2022

Abstrak

Permasalahan utama yang dihadapi di PAUD adalah keterampilan sosial anak didik masih kurang seperti kurang mampu bersosialisasi dengan teman, masih tergantung pada orang tua, dan tidak mau berbagi. Pembiasaan perilaku merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan dalam upaya meningkatkan keterampilan social anak. Pembiasaan dilakukan secara terus-menerus dan ada dalam kehidupan sehari-hari anak sehingga menjadi kebiasaan yang baik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan selama dua siklus di PAUD Negeri Pembina 1. Penelitian dilaksakanan pada Juni-Agustus 2022. Subjek penelitian adalah 12 anak, terdiri atas 5 anak laki–laki dan 7 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan lembar penilaian aktivitas anak dalam pembiasaan perilaku tentang keterampilan sosial. Format pengamatan yang diamati adalah lembar observasi perkembangan keterampilan sosial anak dalam berperilaku baik yaitu kerja sama, toleransi, budaya mandiri dan sikap mandiri. Data dianalisis menggunakan rumus persentase ketuntasan belajar, yang kemudian dikategorikan pada beberapa kriteria. Hasil penelitian menunjukkan penerapan pembiasaan perilaku dapat meningkatkan keterampilan sosial anak usia 3-4 tahun. Guru disarankan untuk menerapkan pembiasaan perilaku ini dalam upaya meningkatkan keterampilan sosial dan potensi yang dimiliki oleh anak usia dini.

Dokumen : Unduh
Referensi

Arikunto, S. (2006). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Arief, A. (2002). Pengantar Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam, Jakarta: Ciputat Press. 

Abuddin, N. (1997). Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Logos Wacana Ilmu.

Chilren Resources Internasional. (2000). Keterampilan Sosial dan Emosional Anak Usia 3-4 Tahun. Jakarta: CRI Indonesia.

Seefeldt, C., & Barbara. (2008). Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT Macanan Jaya Cemerlang. 

Darajat, Z. (2005). Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: P.T. Bulan Bintang.

Desti, P. (2013). Meningkatkan Ketermpilan Sosial Anak Usia Dini Melalui Metode Bermain PeranUniversitas Muhammadiyah Purwokerto.

Marrison, G.S. (2008). Dasar-dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT. Remaja Indeks.

Masitoh, O. S., & Hani, D. (2005). Pendekatan Belajar Aktif di Taman Kanak-kanak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ramayulis. (2010). Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Kalam Mulia.

Sagala, S. (2003). Konsep dan Makna Pembelajaran, Bandung: Alfabeta.

Handayani, S. (2012). Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak Usia Dini Melalui Metode Bermain Peran. Universitas Pendidikan Indonesia.

Sujiono, Y.N., & Syamsiatin, E. (2003). Perkembangan Perilaku Anak Usia Dini, Jakarta: Pudiani Press.

Susanto, A. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Slamet, S. (2005). Konsep Dasar Anak Usia Dini, Jakarta: Depdiknas.

Muhibbin, S. (2010). Psikologi Pendidikan, Bandung: Remaja Rosdakarya, 

Ulwan, A.N. (2016). Tarbiyatul Aulad fi Al-Islam. Bandung: As- Shifa.

Zuhri, S, d.k.k. (2007). Metodologi Pengajaran Agama, Yogyakarta: Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang bekerja sama dengan Pustaka.

Zikrul, H. (2009). Pengembangan Al Islam Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Athfal. Jakarta: Medika.


Bagikan