PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA

250.  448.  Vol.1 No.1 / Ags,2020 Diterima : 19 Feb 2020 ; Dipublikasikan : 15 Ags 2020

Abstrak

Konsep yang diperlukan dalam mempelajari matematika antara lain pemahaman, penalaran, dan komunikasi yang baik. Kecenderungan yang menyebabkan sejumlah siswa gagal menguasai pokok bahasan dalam matematika disebabkan kurangnya memahami konsep tersebut. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen yang dilakukan di SMPN 2 Bengkulu Tengah tahun ajaran 2018/2019 dengan populasi seluruh siswa kelas IX dan sampel yaitu kelas IX A dan IX B diambil secara porpusive sampling. Data dikumpulkan melalui tes terdiri atas 3 soal uraian penalaran dan 4 soal k uraian pemahaman komunikasi.  Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kemampuan penalaran dan komunikasi siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol yang dilihat dari nilai pre tes dan pos tes. Uji hipotesis menunjukkan ada pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan penalaran dan komunikasi matematis siswa. Rekomendasi bagi guru matematika untuk menggunakan model pembelajaran berbasis masalah sebagai solusi atas rendahnya kemampuan penalaran dan komunikasi matematis siswa

Dokumen : Unduh
Referensi

Ade, A. (2017). Interaksi   antara   model   pembelajaran   dengan   kemampuan   awal matematika terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematik. Semnastika Unimed, 3(4): 11-20.

Handika, I., & Wangid, M.N. (2015). Pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan penalaran dan keterampilan matematika. Jurnal Prima Edukasia, Volume I - Nomor 1: 85-93

Junita, A. (2015). Pengaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMPN 8 Padang.  Jurnal Nasional Pendidikan Matematika, Vol.3 No. 2: 79-89.

Minarni, A. (2015). Pegaruh pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan komunikasi matematis. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika FMIPA UNY, November. ISBN: 978-979-16353-8-7.

Mudhiah, S & Shodikin, A. (2019). Pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan komunikasi matematis dan penalaran geometris siswa. Jurnal Elemen, Vol. 5 No.1: 43–53. http://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/jel.DOI:10.29408/jel.v5i1.974

Nurul, H.S., & Syafari. (2017). Kemampuan penalaran matematis siswa dalam pembelajaran matematika menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Semnastika Unimed, 3(4): 45-56.

Pease, M.A.  (2010). Experimental investigation of the effectiveness of problem-based learning. Diakses pada 30 Maret 2018 dari http://searchwonty-docview/304864773/accountid=31324

Ramon, M., Meci, M.L., & Kurniati, A. (2018). Pengaruh penerapan pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Juring (Journal for Research in Mathematics Learning), Vol.1, No.3: 260–267.

Risnawati. (2013). Keterampilan belajar matematika. Yogyakarta: Aswaja Pressindo. 

Sholihah, S. Z. & Afriansyah, E.A. (2017). Analisis kesulitan siswa dalam proses pemecahan masalah geometri berdasarkan tahapan berpikir Van Hiele. Jurnal Mosharafa, 6(2): 287-298.

Suherman. (2010). Strategi pembelajaran matematika kontemporer. Bandung: JICA UPI.

Ukoh, E.E (2012). Determining the effect of problem-based learning instructional strategy on nce pre-service teachers’ achievement in physics and acquisition of science process skills. Diakses 1 Mei 2018 dari http://eujour- nal.org/index.php/esj/article/view/271.

Zubaidah, A & Risnawati. (2015). Psikologi pembelajaran matematika. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.


Bagikan