ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS DITINJAU DARI KEPERCAYAAN DIRI SISWA

262.  152.  Vol.1 No.1 / Ags,2020 Diterima : 1 Mar 2020 ; Dipublikasikan : 15 Ags 2020

Abstrak

Rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa saling berkaitan dengan kurangnya kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran matematika tersebut Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif matematis ditinjau dari kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan pada 30 siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Bengkulu tengah tahun ajaran 2018-2019. Data dikumpulkan melalui instrumen angket kepercayaan diri siswa yang disusun bersumber dari Hendriana (2012) yang terdiri dari 30 soal dari 5 indikator dan soal tes kemampuan berpikir kreatif yang terdiri atas 5 soal yang sudah diuji validitas, reabilitas, dan indeks kesukarannya. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan kepercayaan diri tinggi memiliki kemampuan berpikir kreatif tinggi pada indikator fluency, flexibility, dan originality, sedangkan siswa dengan kepercayaan diri sedang  memiliki kemampuan berpikir kreatif sedang pada indikator flexibility, dan siswa dengan kepercayaan diri rendah akan memiliki kemampuan berpikir kreatif rendah pada indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Rekomendasi penelitian ini kepada guru agar memperhatikan atau memfokuskan pemahaman konsep pada ketiga indikator tersebut pada siswa yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah. 

Dokumen : Unduh
Referensi

Ayuni, R., Firmansyah, D., Senjayawati, E., & Maya, R. (2018). Analisis tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan permasalahan pada materi lingkaran, II(2), 139– 148.

Dilla, S. C., Hidayat, W., & Rohaeti, E. E. (2018). Faktor gender dan resiliensi dalam pencapaian kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMA. Journal of Medives, 2(1), 129-136.

Eftafiyana, S., Nurjanah, S. A., Armania, M., Sugandi, A. I., & Fitriani, N. (2018). Hubungan antara kemampuan berpikir kreatif matematis dan motivasi belajar siswa SMP yang menggunakan pendekatan creative problem solving, 2(2), 85–92.

Hendriana, H. (2012). Pembelajaran matematika humanis dengan metaphorical thinking untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa. Jurnal Infinity, 1(1), 90–103. Diakses tanggal 23 Maret 2018 dari http://e- journal.stkipsiliwangi.ac.id/index.php/infinity/article/view/9

Hendriana, H., Rohaeti, E. E., & Hidayat, W. (2017). Metaphorical thinking learning and junior high school teachers' mathematical questioning ability. Journal on Mathematics Education, 8(1), 55-64.

Hendriana, H., Hidayat, W., & Ristiana, M. G. (2018). Student teachers’ mathematical questioning and courage in metaphorical thinking learning. Journal of Physics: Conference Series, Vol. 948, No. 1, p. 012019. IOP Publishing.

Hidayat, W. (2011). Meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematik siswa melalui pembelajaran kooperatif think-talk-write (TTW). Disertasi Program Doktor: Universitas Pendidikan Indonesia.

Hidayat, W. (2012). Meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematik siswa SMA melalui pembelajaran kooperatif think-talk-write (TTW). Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA.

Mahmudi, A., & Sumarmo, U. (2004). Pengaruh strategi mathematical habits of mind (MHM) berbasis masalah terhadap kreativitas siswa. Cakrawala Pendidikan, XXX(2), 216–229.

Muhamad, N. (2017). Pengaruh metode discovery learning untuk meningkatkan representasi matematis dan percaya diri siswa. Jurnal Pendidikan, 9(1), 75–90. Diakses tanggal 25 Maret 2018 dari http://www.journal.uniga.ac.id/index.php/JP/article/view/79

Rahmi, S., Nadia, R., Hasibah, B., & Hidayat, W. (2017). The relation between self-efficacy toward math with the math communication competence. Infinity Journal, 6(2), 177- 182.

Sumarmo, U., Hidayat, W., Zukarnaen, R., Hamidah, M., & Sariningsih, R. (2012). Kemampuan dan disposisi berpikir logis, kritis, dan kreatif matematik (Eksperimen terhadap siswa SMA menggunakan pembelajaran berbasis masalah dan strategi think-talk-write). Jurnal Pengajaran MIPA, 17(1), 17-33

Sumarmo, U., Mulyani, E., & Hidayat, W. (2018). Mathematical communication ability and self-confidence experiment with eleventh grade students using scientific approach. JIML-Journal of Innovative Mathematics Learning, 1(1), 19-30.

Surya, E., Putri, F. A., & Mukhtar. (2017). Improving mathematical problem-solving ability and self-confidence of high school students through contextual learning model. Journal on Mathematics Education, 8(1), 85–94. https://doi.org/10.22342/jme.8.1.3324.85-94

Widiyanti, T. (2011). Pengaruh Gaya Belajar terhadap Kemampua Pemecahan Masalah Matematika. Jurnal Pendidikan, 9(1), 60–73. 


Bagikan